Minggu, 23 Desember 2012
Regangan Luncur
Tampak pada gambar di bawah dimana benda yang semulanya berbentuk balok siku- siku bekerja gaya- gaya F yang sama besar , berlawanan arah dan merupakan gaya tangensial pada permukaan A . Gaya ini disebut gaya geser
( shearing forces ) yang menghasilkan perubahan bentuk benda tapi tidak mengubah volumenya .
Dalam gambar (a) bagaikan tengah balok yang tertegang dan bagian tengah balok tang tidak tertegang , berimpit. Pada bagian ( b ) , sisi ad dan sisi ad’ yang berimpit
Panjang permukaan- permukaan yang menderita tegangan tangensial hampir tetap konstan, sedangkan semua dimensi yang sejajar dengan diagonal ac panjangnya bertambah dan yang sejajar dengan diagonal bd panjangnya berkurang
Regangan semacam ini disebut Regangan Luncur dan didefinisikan sebagai perbandingan perubahan x sudut b terhadap dimensi melintang ( transversal) h :
Regangan Luncur : x/h
Seperti halnya jenis regangan lain, regangan luncur dinyatakan dengan bilangan semata- mata.
Tegangan geser = gaya dalam arah tangensial = F
permukaan yang di geser A
Regangan geser = banyaknya pergeseran yang terjadi = ΔL
jarak antara permukaan L
Maka :
Modulus geser = S = tegangan geser = _F/A_ = _FL_
regangan geser ΔL/L AΔL
Sepotong keu talam yang luas permukaan atasnya 15 cm2 , tebalnya 3 cm. Di bawah pengaruh gaya geser 0,05 N pada permukaan atas , permukaan ini menggesersebanyak 4 mm relatif terhadap permukaan dasarnya. Tentukan tegangan geser yang di derita kue talam itu , dan tentukan pula tegangan geser yang dialaminya. Berapakah modulus geser untuk kue talam itu?
Tegangan geser = gaya tangensial = _0,05 N = 333 Pa
luas permukaan 15x10-4 m2
Regangan geser = perpindahan = 0,4 cm = 0,133
tinggi 3 cm
Modulus geser S = tegangan = 333 Pa = 2,5 kPa
regangan 0,133
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
tolong edit lagi kak biar rapih dan enak dilihat
BalasHapusdan gambar yg dimaksud tidak ada
Hapus